Patriarki, Kami Kawan: Girl Up UPNVJT dan Screenroots Ajak Anak Muda Bongkar Normalisasi Patriarki Lewat Film

Girl Up UPN “Veteran” Jawa Timur bekerja sama dengan Screenroots sukses menyelenggarakan kegiatan Movie Screening & Discussion bertajuk “Patriarki, Kami Kawan” pada Sabtu (8/11) di Moments Cafe and Space, Surabaya. Acara ini menjadi ruang dialog lintas perspektif bagi anak muda untuk membedah isu patriarki melalui media film

Kegiatan ini menayangkan empat film pendek pilihan — “Bind and Ties: to Cut and Take” (2023), “Ikan Ikan yang Tenggelam” (2024), “Pintu di Antara” (2025), dan “Mother of the Sea” (2023) — yang sama-sama mengangkat realitas patriarki di berbagai ruang kehidupan sosial. Melalui kisah-kisah tersebut, peserta diajak melihat bagaimana sistem patriarki mengekang perempuan, membatasi ekspresi laki-laki, dan melanggengkan ketimpangan gender yang sering dianggap wajar.

Diskusi berlangsung hangat bersama tiga pemantik dari latar belakang berbeda, yakni Januari Pratama Nurratri Trisnaningtyas (akademisi sekaligus anggota PAKG UPNVJT), Muniroh (jurnalis), dan Dhamar Gautama (filmmaker). Ketiganya menggali makna patriarki dari sisi akademik, media, dan visual. Dalam diskusi, terungkap bagaimana patriarki sering dilegitimasi oleh faktor budaya dan agama, serta bagaimana perjuangan perempuan untuk memperoleh kesetaraan masih dihadapkan pada stigma dan resistensi sosial.

Selain itu, pembahasan juga menyoroti sisi lain dari patriarki yang menekan laki-laki dengan stereotipe seperti “harus kuat” dan “tidak boleh menangis.” Perspektif ini menegaskan bahwa perjuangan melawan patriarki bukan hanya isu perempuan, melainkan perjuangan kemanusiaan bersama.

Acara yang dihadiri oleh mahasiswa dari berbagai kampus di Surabaya, seperti UIN Sunan Ampel, UNESA, Universitas Airlangga, dan organisasi mahasiswa di lingkungan UPN “Veteran” Jawa Timur  serta masyarakat umum ini mendapat apresiasi luas. Para peserta menyebut kegiatan ini sebagai wadah reflektif dan inspiratif untuk memahami ketidakadilan gender dari berbagai sudut pandang.

Melalui “Patriarki, Kami Kawan,” Girl Up UPNVJT berharap dapat membangun kesadaran kritis generasi muda untuk berani mempertanyakan dan menantang norma-norma patriarkis yang telah lama dinormalisasi di masyarakat. Dengan pendekatan sinema dan diskusi terbuka, acara ini menjadi pengingat bahwa melawan patriarki berarti memperjuangkan ruang hidup yang lebih setara bagi semua. (Penulis: J.P Nurratri)